Tetap Aktif Dan Produktif Di Masa Pensiun

Posted by pusatpelatihanpensiun In: Tak Berkategori No comments

Retirement planMasa pensiun dalam pandangan umum adalah masa seseorang untuk menikmati masa tua dengan keluarga dan menikmati masa santai ketika sudah tidak berkecimpung dalam dunia kerja lagi. Anggapan itulah yang seakan-akan menjadi ‘surat izin’ para pensiunan di Indonesia untuk duduk santai menikmati masa pensiunnya tanpa melakukan kegiatanapapun yang bersifat rutinitas seperti masa aktif menjadi karyawan.

Berdasarkan Indeks Global AgeWatch yang disusun yayasan sosial AgeInternationaldidasarkan pada ukuran kesejahteraan sosial dan ekonomi di kalangan warga berusia 60 tahun ke atas.  Australia dan Negara Eropa Barat menempati urutan teratas dan Afganistan menempati urutan paling bawah dari 96 Negara di Dunia menurut indeks kualitas manula. Sedangkan Indonesia berada pada peringkat 71 berdasarkan indeks diatas.

Indeks Age Watch, Pelatihan Pensiun

Dalam indeks tersebut Indonesia diniai rendah dalam bidang kesehatan dan berada di bawah rata-rata negara-negara kawasan jika dilihat dari indikator tingkat harapan hidup. Namun angkanya cukup tinggi untuk ‘lingkungan yang mendukung’ dan masuk dalam peringkat bagian atas untuk keterkaitan social. Hal ini membuktikan bahwa tingkat harapan hidup para lansia di Indonesia rendah dan hal ini didukung dengan ‘kultur’ masyarakat Indonesia yang menyatakan bahwa para lansia tidak harus aktif dan produktif di usia mereka atau berdiam diri menikmati masa pensiun mereka.

Jka dibandingkaPelatihan Pensiunn dengan Negara Jepang, tingkat harapan hidup para manula di sana tinggi, dikarenakan kultur kebudayaan mereka yang menyakini bahwa tidak ada kata berhenti untuk terus produktif dan aktif baik di masa aktif mereka maupun ketika mereka sudah pensiun. Seperti yang diberitakan oleh detik.com edisi Selasa, 14/10/2014, para lansia di Jepang diberitakan bahwa Mereka tetap ingin bekerja meski rambutnya sudah memutih dan tenaganya tak sekuat ketika muda. Mereka punya alasan sederhana mengapa mereka masih ingin tetap bekerja. Alasan tersebut bukanlah karena uang, tapi karena kesehatan yang harus mereka jaga.

“Saya ingin tetap sehat, dengan bekerja membuat saya tetap sehat dan tidak pikun. Saya ingin terus bekerja hingga saya meninggal,” ujar anggota Sakai Silver Centre, Tatsuji Katayama (73) saat ditemui di Taman Daisen, Kota Sakai, Prefektur Osaka, Jepang, dalam rangkaian acara Sakai Asean Week 2014.

indonesia retirement age, Masa Persiapan Pensiun

Jika di lihat dari indeks umur pensiun di Indonesia, rata-rata umur pensiun di Indonesia adalah pada umur 58 tahun. Umur tersebut dalam kajian psikolgis memasuki masa keemasan dan belum memasuki masa manula. Oleh karena itu, masih banyak kesempatan untuk terus memaksimalkan potensi dalam diri untuk terus produktif dan aktif ketika memasuki masa pensiun. Pensiun tidak menakutkan, ini kesempatan peserta bebas berkreasi dan mengeksplorasi lebih dalam di bidang pilihannya. Masa Persiapan Pensiun (MPP) harus diisi dengan menambah ilmu dan jaringan melalui silaturahim bisnis. Program pelatihan persiapan pensiun ini disiapkan agar mereka melangkah lebih maju dan menjadi pribadi baru.

Referensi

http://news.detik.com/read/2014/10/14/021513/2717733/10/1/menjaga-kesehatan-alasan-opa-oma-di-jepang-gila-kerja-meski-sudah-pensiun

http://news.detik.com/read/2014/10/02/103607/2707522/934/indonesia-di-peringkat-71-dalam-indeks-manula-dunia

http://www.tradingeconomics.com/indonesia/

0 Likes

Comments: 0

There are not comments on this post yet. Be the first one!

Leave a comment